- FindingNova -

Hanya Ingin Menulis....

BerBalik

Semua bisa saja berbalik 180 derajat tanpa kita tahu sebelumnya.
Saat ini mungkin jiwa dan raga ini aman tentram, tidak ada hal yang perlu dirisaukan, ditakutkan ataupun hal berat yang perlu dipikirkan. Semua baik – baik saja dan semua oke-oke saja.Makan tidak ada masalah, keuangan baik – baik saja, fikiran oke-oke saja, tidak ada masalah yang begitu berarti, tidak ada lingkungan yang mengancam kelangsungan hidup, tidak ada teman yang jadi musuh, tidak ada parasit yang mengganggu, hati ini tidak ada complain dan tetap setia sampai saat ini (oooo…ooww),semuanya serba nyaman dan mudah.
Tapi tahukah, semuanya bisa saja berubah drastis dikemudian hari, disaat tanpa kita sadari Allah telah memberikan kehidupan yang begitu menyenangkan sampai akhirnya datanglah suatu masa Allah menguji kita dengan sebuah ketidaknyamanan.Mampukah kita bertahan??
Aku harus sadar, kenyamanan hidupku saat ini bisa berubah sehingga aku akan lebih siap menghadapinya nanti. Bisa saja nanti setelah kuliah dan bekerja dan berkeluarga, tiba-tiba tidak diijinkan lagi bekerja, masalah baru lagi, atau mau lanjutin kuliah susahnya minta ampun, sampai harus apply berkali-kali karena Allah ingin melihat kesabaranku, atau bisa saja tiba-tiba sahabat-sahabatku telah berhasil dan tinggallah aku karena Allah ingin melihat seberapa besar ketegaranku mengarungi hidup di bumiNya, atau bermacam-macam hal bisa terjadi tanpa aku sadari.

Horeee......Back To Nasyid IsLami

Back to Nasyid Islami

Alhamdulillah….akhirnya aku bisa kembali mendengar nasyid. Aku seneng luar biasa. Setelah beberapa bulan berkutat dengan music – music rock n roll, mellow, atau whateverlah….akhirnya….nasyid kembali bergema….alhamdulillah….n_n
Awalnya, aku ikutan nonton JV live in Concert, ternyata efeknya luar biasa, padahal awalnya aku mengira pasti akan rugi udah mahal-mahal bayar Rp15.000, cuma dapat nonton JV dua jam. Eh…gak taunya aku jadi keranjingan denger nasyid seperti dulu. SEMANGATKU PULIH!!!! Hehehe….bukan….bukan karena personilnya keren2,hehehe..( Hush…Eko…Ingat kata ustad Ko…Jaga hati…only me n ruzen know about it :P) tapi karena semangat ini terpatri kembali didiri ini.
Sekarang, aku sedang menulis ini sambil mendengar Opick…
Bagaimana kau merasa bangga
Akan dunia yang sementara…
Bagaimanakah bila semua
Hilang dan pergi meninggalkan dirimu…

Bagaimanakah bila saatnya
Waktu terhenti tanpa kau sadari…

………
(Opick, Bila waktu telah berakhir)
Apakah seseorang bisa dinilai tinggi rendahnya dari tingkat nasyid yang didengarnya? Misalnya seseorang yang suka nasyid seperti Justice Voice akan lebih rendah ketimbang yang suka izis atau shoutul harakah yang memang luar biasa?
Pertanyaan ini pernah aku baca disalah satu buku.
Hhhmmm…aku rasa kita sudah punya jawaban masing2. Gak usahlah pusing2 mikir tinggi rendahnya keimanan orang, tilik kembali diri ini, masih hina dina kok, masih banyak yang harus dikoreksi. Tak perlu lah menilai gimana ibadah orang lain, berapa kali shalat sunatnya perhari, berapa juz tilawahnya perhari, berapa…berapa….berapa….kalau itu hanya akan membuat jihad n dakwah kita kendor…Oke, lets do the best for our jihad! Allahuakbar!!!